"Tidak ada yang sempurna di dunia.. Jika begitu adanya, mengapa masih mengharap berlebih dari apa yang sudah diberi oleh-Nya? Sekalipun masalah yang menyapa, ia bukan masalah yang tak ada jalan keluarnya. Karena pada-Nya saja, kita mengharap dan meminta.."

Postingan Populer

Pengikut



Pagi yang ceraaaah!!!
Dipagi ini, sebuah sms masuk ke hapeku..... Ada kata-kata penyemangat pagi. Namun dibawah kata tersebut disertai dengan pemberitahuan bahwa ia sedang mengopi sambil ditemani lagu pengiring,

You will be alright 'cause there's no one like you in the universe
We can truly say together we're invincible

#Invincible - Muse#

Aduhai, kagak ngerti deh ini lagu bagaimana nadanya, iramanya, melodinya, ketukannya dan segala macamnya... Tapi kata temanku, lagu itu memang selalu membuatnya semangat. Ya bagus lah kalau begitu, kan setiap orang beda-beda dengan lagu kesukaan yang membuatnya semangat. But... Kali ini bukan mau bicarakan lagu lho... Tapi, kebiasaan ngopi temanku ini katanya yang menjadi sebuah kebiasaan ditiap pagi.

Ada apa dengan kopi???
Eng.. ing.. eng...

Siapa sih yang gak kenal dengan yang namanya kopi?
Kopi merupakan minuman yang cukup dikenal umat manusia. Tak seorangpun tak mengenal kopi. Percaya deh! Minuman ini sudah dikenal dimana-mana sejak jaman dahulu kala. Begitu terkenalnya kopi sampai timbul istilah coffee break atau "rehat kopi" disetiap acara resmi seperti seminar, lokakarya, rapat, dll. Saat itu para tamu atau peserta beristirahat sebentar untuk menikmati kue-kue sambil minum secangkir kopi atau teh.

Nah, bagi kebanyakan orang (termasuk temanku kali yaaa) kopi seringkali dijadikan pendamping sarapan pagi. Sekalipun demikian mungkin jarang kita mengamati apa manfaat atau dampak negatif kopi bagi kesehatan. Paling-paling yang kita tahu setelah minum kopi badan akan terasa segar dan rasa kantuk jadi hilang. Ahh, apa benar ya???

Kita bicara menurut analisis kedokteran nih... Jadi, didalam kopi terdapat sejenis senyawa kimia xantin. Derivat senyawa ini meliputi kafein, teofilin dan teobromin dalam coklat. Nah loh, *geleng-geleng kepala tanda gak ngerti :D

Kafein itu ternyata dapat menimbulkan perangsangan terhadap susunan saraf pusat (otak), sistem pernapasan, serta sistem pembuluh darah dan jantung. Jadi gak heran setiap minum kopi dalam jumlah wajar (1-3 cangkir), tubuh kita akan terasa segar, bergairah, daya pikir lebih cepat, tidak mudah lelah atau mengantuk. 

Namun, sebenarnya manfaat di atas tidak berlaku bagi seseorang yang pekerjaannya memerlukan ketelitian, kerapian, serta ketetapan menghitung, seperti matematika, menggambar atau melukis. Sebaliknya, minum kopi katanya sih lebih tepat bagi orang yang belajar ilmu-ilmu sosial atau menghafal haha... Pantas aja temanku ini doyan ngopi lha wong pekerjaannya ya belajar ilmu sosial atau yaa anak sastra gitu kerjaannya nulis melulu minimal nulis status :D

Oya, kafein sering kali juga dijadikan salah satu bahan pelengkap pada obat sakit kepala. Pasalnya, kafein memiliki kemampuan mempersempit pembuluh darah ke otak (vasokonstriksi) sehingga pelebaran pembuluh darah di daerah otak yang menyebabkan penyakit kepala bisa ditanggulangi. Bahkan katanya (kata siapa sih?), senyawa xantin dalam dosis rendah mampu merangsang susunan saraf yang sedang depresi, misalnya akibat penyalahgunaan narkoba atau kecanduan alkohol. Sehingga muncul pendapat bahwa kafein dapat memperbaiki fungsi mental penderita yang keracunan alkohol. Lebih jauh lagi, kafein ternyata dapat menetralisasi asam lemak dalam darah.

Nah, yang MENGKHAWATIRKAN adalah kebiasaan minum kopi acap kali memunculkan efek "kecanduan" baik secara psikologis maupun fisiologis. Ciri umum ketergantungan kopi antara lain ya merasa mudah letih atau lelah, tak bersemangat dan mengantuk kalau seharian saja tidak minum kopi. Yang wajar sih adalah mengkonsumsi kopi sebanyak 1-3 cangkir kopi saja dalam sehari. Namun, minum kopi diatas jumlah itu sekaligus dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti jantung berdebar, gelisah, insomnia (sulit tidur), gugup tremor (tangan bergetar), bahkan mual sampai muntah-muntah.

Ohya, bila dalam sehari minum 1,360 g kopi kasar (sekitar 6-7 cangkir), diperkirakan resiko untuk terkena serangan jantung atau stroke naik 10% lho. Kalau pun harus minum kopi, untuk kita sebaiknya hanya 1-3 cangkir sehari (standar untuk orang eropa 3-5 cangkir). Alternatif pengganti kopi bisa dengan segelas air jeruk, sayuran hijau, disertai konsumsi vitamin B6 dan B12.

Wuahh... Ngilmiah banget nih tulisan. Hehe... Padahal aku sendiri masih rada gak ngerti, but... Cuma berbagi. Semoga bermanfaat bagi para penggemar kopi. Jadi bisa diperhatikan dulu tuh sebelum mengkonsumsi kopi yang banyak. Waspadalah, waspadalah... Dibalik Nikmatnya Kopi.

2 Responses so far.