"Tidak ada yang sempurna di dunia.. Jika begitu adanya, mengapa masih mengharap berlebih dari apa yang sudah diberi oleh-Nya? Sekalipun masalah yang menyapa, ia bukan masalah yang tak ada jalan keluarnya. Karena pada-Nya saja, kita mengharap dan meminta.."

Postingan Populer

Pengikut

Tak biasanya... yang penuh dengan kejutan dan romantisme. Biasanya ada sentuhan hangat darinya yang membuatku nyaman. Namun, entah mengapa malam ini, sepi, sendiri... sendu bertumpahkan air mata. Aku memang sangat sensitif, kuakui itu...

Suamiku... aku memang tak pernah tahu bagaimana membuatmu nyaman berada di dekatku. Usia pernikahan kita memang belumlah hitungan tahun, maka aku belum bisa banyak berbuat untuk menyenangkanmu. Sulit sekali ketika aku ingin memelukmu sambil berkata; "Ada apa cinta, berbagilah denganku". Seolah lidah kelu, aku tak mampu berkata apapun... hanya ketika bertemu di ruang tamu, aku segera pergi berlalu. Padahal aku ingin berlama-lama denganmu.

Kondisi kesehatanmu nampaknya tak baik, sepulang dari Lombok kau mengalami diare. Sudah kubuatkan teh hangat atau teh tarik demi membuatmu nyaman dengan kondisi kesehatanmu saat ini, namun sekali lagi... sikapmu berbeda. Kau tak hangat malam ini, ya... entah mengapa.


Aku di kamar merasa dingin... saat hanya ditemani televisi, dan layar laptop yang senantiasa menyala. Tak ada obrolan canda kita malam ini bahkan hingga larut malam, kau asyik entah di sudut mana rumah kita. Sulit bagiku untuk mengajakmu masuk ke dalam kamar dan meminta untuk beristirahat. Aku hanya mampu mengeluarkan bongkahan sejuta pertanyaan melalui tulisan ini. Aku memang pecundang, saat aku tak mampu luapkan isi hatiku lewat kata-kata. Aku memilih diam dan menyendiri dengan menuliskan semua ungkapan hati, ya disini.. di blog pribadiku. entah apa yang harus aku lakukan. Aku bingung, sungguh bingung... Apa ada yang salah dariku ataukah ada rasa bosan yang menghinggapimu sehingga malam ini kau tak sehangat biasanya.

Dan lagi-lagi... hanya malam-malam yang kulalui dengan beragam pertanyaan tak terjawab. Berharap suatu waktu kau bisa membaca curahan hatiku ini dan mengerti bahwa seperti inilah aku, yang senang menuliskan isi hati ketimbang menyatakan secara langsung. Semoga kau memahami dan berharap kau tahu, aku terus mencintaimu... Sekalipun aku lebih memilih diam dan menyendiri

One Response so far.