"Tidak ada yang sempurna di dunia.. Jika begitu adanya, mengapa masih mengharap berlebih dari apa yang sudah diberi oleh-Nya? Sekalipun masalah yang menyapa, ia bukan masalah yang tak ada jalan keluarnya. Karena pada-Nya saja, kita mengharap dan meminta.."

Postingan Populer

Pengikut

Menjadi orang yang berhasil itu pasti sulit, tetapi menjadi orang yang gagal itu jauh lebih sulit lagi! Dan aku hanya ingin mengatakan bahwa "Failure is not an option" (kegagalan bukanlah suatu pilihan). Menetapkan tujuan hidup adalah salah satu jalan awal bagiku dalam mencapai impianku. Bukan begitu?
Aku mengibaratkan bahwa hidup adalah kereta. Hidup harus memerlukan tujuan sebelum aku memutuskan untuk naik kereta yang mana dan jenis apa. Aku sedang menuliskan tujuan dan menggambarkannya, aku ingin mempunyai kehidupan yang layak tetapi kehidupan layak yang bagaimana ya? Tentu yang bisa memberi manfaat bagi sekitar. Impian, harapan dan tujuan itu semua tidak sama dengan keinginan. Kalau keinginan hanya ada di kepala, semua orang ingin jadi sukses tetapi sedikit orang yang benar-benar mau menetapkan tujuan bahwa dia pasti sukses. Keinginan tidak bisa menggugahku untuk bisa bersemangat mencapainya tetapi tujuan dan impian akan membuatku bangkit dan berjuang untuk mencapai tujuan, tidak peduli apapun yang menghalangiku.
Kau tahu, aku memiliki impian yang besar sekali. Sejak SMA, aku memutuskan untuk bisa menjadi orang yang cerdas. Aku mengikuti banyak lomba, dari mulai lomba kaligrafi, MTQ, cerdas cermat, olimpiade matematika, sampai yang paling aku syukuri adalah ketika aku diberi kesempatan mewakili sekolahku bersama dengan teman-teman lain untuk tampil dalam cerdas cermat sosialisasi UUD 1945. Dan saat itu aku dipersilakan untuk menjadi jubir (juru bicara) untuk menjawab soal-soal yang diberikan. Bayangkan, sekolah kami yang swasta kelas menengah bisa mengalahkan sekolah swasta lain yang bisa diukur sebagai kelas unggulan. Dan itu pengalaman yang paling berkesan bagiku. Usai lomba itulah… Aku benar-benar terpacu untuk menjadi orang yang lebih cerdas lagi.
Lulus SMA, memang aku tidak diterima di jurusan pilihanku di kampus UI. But, aku tidak menyerah setelah diterima di jurusan Pendidikan Guru SD di Universitas Negeri Jakarta, aku semakin lebih giat belajar. Ternyata memang menjadi guru lah yang paling tepat untukku. Semua itu kurasakan keberkahannya… tatkala aku bisa mulai mengajar dan mencari sedikit demi sedikit rupiah untuk memenuhi keperluanku sendiri.

Impian… Ya. Impian itu sedang ku rajut kembali. Aku ingin menjadi penulis besar. Setelah aku mengetahui bahwa bakatku adalah dalam bidang pendidikan dan kepenulisan, aku memutuskan untuk mengabdikan diriku pada kedua bidang tersebut.  Kini, sedang ku coba raih impian tersebut. Perlahan demi perlahan, aku yakin impianku bisa terwujud. Dan aku pun mencoba untuk merawat impian-impian hidupku dan akan aku tularkan juga pada anak-anakku kelak. Akan aku beri pupuk dan sirami dengan pikiran-pikiran dan kebiasaan positif. Wujudkan dengan bekal kompetensi, ketekunan dan silaturahmi, sebab kesuksesan adalah pertemuan antara kompetensi dan kesempatan. Kesempatan banyak mendatangi orang yang senang bersilaturahmi. Tentu, semuanya harus disertai doa kepada Alloh Swt.
If there is a will; there is a way, ya khan?

2 Responses so far.